Posts

Showing posts from July, 2024

Filosofi Politik versi Mappasessu

Image
  Filosofi Politik versi Mappasessu Pada 2015, José Pepe Mujica mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Uruguay setelah menjabat selama satu periode (2010-2015). Acara serah-terima jabatan berlangsung sangat sederhana di Plaza Independencia, salah satu alun-alun terbesar dan bersejarah di kota Montevideo, Ibukota Uruguay. Di bawah terik matahari, para tamu negara duduk di kursi tanpa dipayungi tenda. Hari itu, ia menyerahkan jabatan kepada kawan separtainya di Frente Amplio, Tabare Vázquez. Vázquez, seorang dokter kiri, adalah sosok penting di Frente Amplio. Tahun 1990-an, ia menjadi motor dari percobaan politik merebut kekuasaan lokal lewat Pilkada. Dan itu berhasil. Hari itu, Mujica menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Presiden persis dengan kata-kata Sukarno: “Jikalau aku misalnya diberikan dua hidup oleh Tuhan, dua hidup ini pun akan aku persembahkan kepada tanah air dan bangsa.” Mujica, mantan gerilyawan kiri Tupamaros (MLN-T), akan dikenang sebagai Presiden paling sede...

Analisis Positivisme dalam Studi Antropologi Politik Orang Bugis oleh Mattulada

Image
  Opini: Mappasessu Analisis Positivisme dalam Studi Antropologi Politik Orang Bugis oleh Mattulada Pendahuluan Buku "Latoa: Antropologi Politik Orang Bugis" karya Mattulada merupakan sebuah karya yang penting dalam studi antropologi politik di Indonesia, khususnya mengenai masyarakat Bugis. Buku ini menawarkan wawasan mendalam tentang struktur politik dan budaya Bugis melalui pendekatan etnografis. Mattulada, seorang antropolog terkemuka, menggunakan pendekatan positivisme untuk menganalisis berbagai aspek kehidupan sosial dan politik masyarakat Bugis. Buku ini tidak hanya memberikan gambaran tentang struktur politik, tetapi juga bagaimana nilai-nilai budaya dan norma sosial mempengaruhi dinamika politik di kalangan orang Bugis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi epistemologi yang digunakan oleh Mattulada dalam karya ini, serta implikasi teoritisnya bagi studi antropologi politik. Pembahasan Dalam "Latoa," Mattulada menggunakan pendekatan positivisme, ya...

LATOA: Antropologi Politik Orang Bugis

Image
  Sumber foto: Koleksi pribadi Mappasessu LATOA: Antropologi Politik Orang Bugis Karya Mattulada Perjalanan akademik saya diwarnai oleh sebuah nama yang kerap muncul: Mattulada. Nama itu bagai petunjuk arah menuju sebuah pengetahuan yang lebih dalam tentang masyarakat Bugis. Auditorium yang menyandang namanya di kampus menjadi saksi bisu atas rasa penasaran saya yang terus membuncah. Ketika pertama kali melihat buku 'Latoa' di rak perpustakaan, jantung saya berdegup kencang. Sejak saat itu, saya merasa terikat dengan sosok intelektual yang satu ini, seakan-akan ada benang merah yang menghubungkan perjalanan intelektual saya dengan pemikiran-pemikiran mendalam yang terkandung dalam karyanya. Karya monumental yang mengupas secara mendalam tentang sistem politik masyarakat Bugis, "Latoa" karya Mattulada telah menjadi rujukan penting dalam kajian antropologi politik di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat adat. Buku ini menawarkan analisis yang cermat da...

Mappasessu, SH, MH

Image
  Autobiografi Mappasessu, SH, MH Awal Kehidupan Mappasessu dilahirkan pada tanggal 17 Desember 1980 di Cenrana, Soppeng. Ia tumbuh besar di Cenrana Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Dalam kehidupannya, Mappasessu dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi, memiliki semangat belajar yang kuat, serta komitmen yang mendalam terhadap keluarganya. Pendidikan Mappasessu mengejar pendidikan tinggi di bidang hukum, di mana ia meraih gelar Sarjana Ilmu Hukum dan Magister Ilmu Hukum. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan doktoral di Fakultas Syariah & Hukum, UIN Alauddin Makassar. Selain itu, ia memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dengan skor TOEFL 533. Karier Akademis Dr (c) Mappasessu, SH, MH, memulai karier akademisnya sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Al Gazali Soppeng dari tahun 2006 hingga 2008, namun tidak berlanjut karena adanya aturan baru seorang Dosen mestilah S2. Pada periode ini, ia fokus untuk membangun fondasi yang k...

Kepemimpinan Baru untuk Soppeng yang Lebih Maju

Image
  Foto: detik.com Tulisan Opini:  Kepemimpinan Baru untuk Soppeng yang Lebih Maju Mappasessu Di Cenrana Ahad, 21 Juli 2024.   Soppeng, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan yang kaya akan budaya dan sejarah, kini berada di persimpangan penting dalam menentukan arah masa depannya. Seiring dengan berakhirnya masa jabatan pemimpin saat ini, masyarakat Soppeng memandang ke depan dengan harapan dan ekspektasi besar terhadap figur pemimpin baru yang mampu membawa perubahan positif dan kemajuan yang berkelanjutan. Dalam tulisan ini, kita akan mengeksplorasi pentingnya kepemimpinan yang efektif, tantangan yang dihadapi Soppeng, serta kriteria pemimpin yang dibutuhkan untuk membawa kabupaten ini menuju masa depan yang lebih cerah. Pentingnya Kepemimpinan yang Efektif Kepemimpinan yang efektif adalah kunci utama dalam menggerakkan perubahan dan mencapai kemajuan. Pemimpin yang memiliki visi yang jelas, integritas, serta kemampuan untuk menginspirasi dan memotivasi masyarakatnya akan...